RSS

Monthly Archives: December 2008

Dukungan Sikap Gabungan Muslim Indonesia di Korsel untuk PALESTINA

Oleh : Abu Nabilah

Israel La’natullah telah mengulangi lagi dan lagi kekejamannya di bumi Palestina, 27 Desember 2008. Tidak ada kata takut dan gentar atas desakan dari masyarakat international sepanjang kawan abadinya, Amerika Serikat, tetap mendukung kebrutalan mereka. Tapi kita sebagai seorang muslim juga tak kan henti untuk tetap menyeru dan mendukung perjuangan saudara-saudara kami di Palestina, sebagai bentuk kepedulian kami, sebagai bentuk rasa cinta kami, sebagai wujud keimanan kami pada Allah SWT. “Tidak beriman salah seorang diantara kamu, sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari-Muslim)

Alhamdulillah saudara-saudara muslim indonesia di Korea Selatan juga mendukung perjuangan rakyat palestina, dan mengecam kekejaman serta penjajahan yang dilakukan oleh Israel la’natullah wa Amerika Serikat Junudusy-Syaithan. Semoga kepedulian kami yang hanya berupa pernyataan dukungan dan penggalangan dana ini, mampu menambah hammasah perjuangan saudara-saudara kami di Palestina. Insya Allah saat Allah berkehendak kelak, kami semua umat muslim di seluruh dunia akan menemani dan menyambut panggilanmu, wahai Palestina tercinta. Allahu Akbar ..!!!

PERNYATAAN SIKAP BERSAMA

GABUNGAN ORGANISASI MUSLIM INDONESIA SE-KOREA SELATAN

TENTANG:

AGRESI ISRAEL KE PALESTINA PADA TANGGAL 27 DESEMBER 2008 DAN PENDUDUKAN ISRAEL DI PALESTINA

Berdirinya Israel sebagai sebuah entitas negara, pada 14 Mei 1948, pada hakikatnya merupakan sebuah bentuk pendudukan atas wilayah bangsa Palestina. Maka tidak mengherankan bahwa dalam perjalanannya, Israel selalu melakukan upaya represif terhadap setiap upaya perjuangan bangsa Palestina. Terlebih, upaya represi yang dilakukan Israel tersebut selalu mendapat “lampu hijau” dari Amerika Serikat dan sekutunya sehingga sampai saat ini Israel dengan leluasa melakukannya tanpa mendapatkan sanksi apapun dari komunitas internasional.

Pendudukan Israel itu pun telah mengakibatkan berbagai bencana bagi bangsa Palestina. Mulai dari sulit berkembang dan hancurnya infrastruktur yang ada, kemiskinan, hingga kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh pihak Israel terhadap bangsa Palestina. Salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan pihak Israel terjadi baru-baru ini pada tanggal 27 Desember 2008, dimana lebih dari 300 warga sipil Palestina meninggal dalam aksi berdarah yang dilakukan oleh pihak Israel tersebut.

Oleh karena itu, kami gabungan organisasi muslim Indonesia se-Korea Selatan, hari ini, Selasa 30 Desember 2008, menyatakan sikap bahwa kami :

1. Mengecam penyerangan Israel pada tanggal 27 Desember 2008 dan sebelum-sebelumnya, serta mendesak Israel untuk menghentikan saat ini juga penyerangan dan segala pengerahan militer ke Palestina selama-lamanya.

2. Menolak berdirinya negara Israel di tanah Palestina dan mengutuk keras penjajahan Israel terhadap Palestina yang telah menyebabkan berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia di Palestina.

3. Mendukung perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Palestina untuk membela tanah airnya dari penjajahan dan mempertahankan kedaulatan, kehormatan, dan hak-haknya.

4. Mengecam keras upaya-upaya Israel, Amerika, dan sekutunya yang dengan sengaja menciptakan krisis kemanusiaan di wilayah berdaulat Negara Palestina, seperti pengerahan kekuatan militer, blokade bantuan dan tindakan-tindakan kekerasan lainnya yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

5. Mengajak umat islam di seluruh penjuru dunia untuk turut membantu meringankan penderitaan saudara kita di Palestina.

6. Mendesak para pemimpin negara Arab, Islam dan dunia Internasional, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi-organisa si Islam internasional untuk bertindak tegas kepada Israel dan memberikan pembelaan terhadap bangsa Palestina.

7. Menyeru Pemerintah Republik Indonesia (RI) agar berperan aktif menghentikan serangan Israel dan membantu Palestina, sebagai upaya menghapuskan penjajahan di atas dunia.

Demikian pernyataan sikap kami. Sebagai salah satu wujud nyata yang kami berikan adalah dengan melakukan upaya penggalangan dana bantuan untuk rakyat Palestina. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, taufiq dan hidayah, serta keteguhan iman kepada kita semua, umat Islam, dalam menunaikan amanah sebagai Khalifah di bumi. Allahu Akbar !

Seoul, 30 Desember 2008

Koordinator aksi

Cahyo Noviadi Nugroho

Gabungan Organisasi Muslim Indonesia se-Korea Selatan

Indonesian Muslim Society in Korea (IMUSKA),/Ketua: Abu Hanif

Al Amin, Daegu,/Ketua: Samsul Bahri

Permata, Daegu,/Ketua: Muhammad Salim

Kyungnam Muslim Community (KMC), Changwon,/Ketua: Asep Budimana

Ikatan Muslimin Indonesia (IMNIDA), Daejon/Ketua: Kustanto Kustara

Jama’ah Sirothol Mustaqim, Ansan,/Ketua: A. Thohari

Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI), Seoul,/Ketua: Abdul Aziz

Persaudaraan Muslim Indonesia (PMI), Cheonan/Ketua: Agus Arifin

Ikatan Keluarga Muslim Indonesia Korea (IKMIK),/Ketua: Edy Supriadi

Paguyuban Tombo Ati,/Ketua: Ir. Zainal Zubairi

Jama’ah Yasin, Jincheon,/Ketua: Ramli

Jama’ah Jum’at, Cheongju,/Ketua: Dede Djuhana

Persaudaraan Umat Muslim Indonesia Al-Fatah (PUMITA), Busan,/Ketua: Makmur Setioraharjo

Turut Mendukung

Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA)/Presiden: Hardian Reza D.</

Lingkar Wirausaha Indonesia (LWI)/Ketua: Rahayu

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on December 31, 2008 in Curahan Hati, News

 

Tags: , ,

Sekuntum Cinta Pengantin Surga

Sekuntum Cinta Pengantin Surga

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin

Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dia termasuk salah seorang yang dikenal sebagai ahli zuhud. Suatu hari dalam pengembaraannya, pemuda itu melewati sebuah perkampungan yang banyak dihuni oleh kaum An-Nakha’. Demi melepaskan penat dan lelah setelah berhari-hari berjalan maka singgahlah dia di kampung tersebut. Di persinggahan si pemuda banyak bersilaturahim dengan kaum muslimin. Di tengah kekhusyu’annya bersilaturahim itulah dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik jelita.

Sepasang mata bertemu, seakan saling menyapa, saling bicara. Walau tak ada gerak lidah! Tak ada kata-kata! Mereka berbicara dengan bahasa jiwa. Karena bahasa jiwa jauh lebih jujur, tulus dan apa adanya. Cinta yang tak terucap jauh lebih berharga dari pada cinta yang hanya ada di ujung lidah. Maka jalinan cintapun tersambung erat dan membuhul kuat. Begitulah sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila. Sebagai anak muda, tentu dia berharap cintanya itu tak bertepuk sebelah tangan, namun begitulah ternyata gayung bersambut. Cintanya tidak berada di alam khayal, tapi mejelma menjadi kenyataan.
Benih-benih cinta itu bagai anak panah melesat dari busurnya, pada pertemuan yang tersamar, pertemuan yang berlangsung sangat sekejab, pertemuan yang selalu terhalang oleh hijab. Demikian pula si gadis merasakan hal serupa sejak melihat pemuda itu pada kali yang pertama.

Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on December 13, 2008 in Akhlaq, Curahan Hati, Kisah dan Hikmah

 

Tags: , ,